Setting Softotip Dengan Monitor Ganda Di 1 Komputer
Softotip, software optotip kreasi Nisna Optimedia, dibuat dengan konsep mengoptimalkan penggunaan PC / komputer yang telah dimiliki oleh optikal. Dengan menerapkan teknik dual monitor (monitor ganda), maka tidak perlu mengadakan komputer baru lagi untuk mengoperasikan softotip tersebut.
Penggunaan monitor lebih dari 1 pada 1 komputer sudah banyak dilakukan oleh para pengguna PC, terutama yang berkecimpung dalam dunia multimedia maupun desain grafis. Pemanfaatan monitor tambahan tersebut biasanya untuk mendapatkan area kerja yang lebih luas (extended display), atau pun untuk menggandakan tampilan supaya dapat dilihat di tempat/ruangan yang lain. Tujuan yang disebut belakangan, merupakan konsep yang ingin diterapkan dalam penggunaan softotip. Optik yang sudah memiliki komputer untuk mengoperasikan software Sistem Administrasi Optikal, tidak perlu membeli komputer lagi untuk menjalankan softotip tersebut. Cukup menambah 1 monitor LCD 15″, plus 5 perlengkapan pendukung lainnya, maka Softotip akan dapat dioperasikan untuk keperluan pemeriksaan refraksi mata di ruang periksa.
Berikut ini beberapa perangkat tambahan yang dibutuhkan dalam penerapan sistem monitor ganda untuk pengoperasian softotip tersebut:
- Monitor LCD ukuran 15″. Saat ini sedang ngetren monitor LCD tipe widescreen (bentuk layarnya melebar, rasio 16:9). Namun, pemilihan tipe monitor LCD yang akan digunakan di sini harus disamakan dengan tipe monitor sebelumnya yang sudah terpasang di komputer yang dimiliki. Jika monitor pertama bukan tipe widescreen, maka monitor LCD yang akan dijadikan optotip juga jangan yang widescreen, tapi yang bentuknya lebih kotak (rasio 4:3). Demikian pula sebaliknya.
- VGA splitter. Alat inilah yang akan digunakan untuk menggandakan keluaran sinyal video dari komputer anda. Pilih yang 2 chanel saja. 6 bulan yang lalu, harganya sekitar Rp 400.000,- untuk yang cukup bagus.
- Keyboard Numerik (Numpad, number pad), atau boleh juga diganti dengan Mouse USB. Keyboard numerik adalah keyboard yang hanya berisi tombol-tombol angka, /, *, -, +, enter, delete, backspace, dan numlock.
- Kabel VGA / kabel monitor berukuran pendek (1 atau 1,5 m), untuk menghubungkan CPU dengan input VGA splitter.
- Kabel VGA / kabel monitor berukuran panjang (5 atau 10 m), untuk menghubungkan monitor-2 di ruang periksa ke output-2 VGA splitter.
- Kabel perpanjangan USB (USB extender) tipe MF (male to female), panjangnya sama dengan kabel monitor-2. Kabel ini akan digunakan untuk menghubungkan keyboard numerik atau mouse USB tambahan, yang digunakan untuk mengendalikan softotip dari ruang periksa

Langkah-langkah perangkaian:
- Cabut kabel monitor yang di bagian belakang CPU, alihkan ke output-1 VGA splitter.
- Sambungkan input VGA splitter ke output VGA di bagian belakang CPU, dengan menggunakan kabel VGA yang pendek.
- Hubungkan output-2 VGA splitter ke monitor-2 di ruang periksa dengan menggunakan kabel VGA yang panjang.
Untuk lebih jelasnya mengenai rangkaian hubungan antara CPU, VGA splitter, monitor1 dan monitor2, silahkan merujuk pada skema berikut ini:

Selanjutnya, tinggal menghubungkan kabel perpanjangan USB ke colokan USB di CPU (pilih yang berada di belakang, yang tersambung langsung di mainboard PC, jangan disambung ke USB hub) dan menempatkan ujung yang lain ke ruang periksa. Di ujung inilah dipasang keyboard numerik atau bisa juga tambahan mouse USB (iya.. tambahan.. jadinya PC akan memiliki 2 mouse) untuk mengendalikan softotip. Sebaiknya mouse tambahan ini dipasang ketika hendak digunakan saja, supaya tidak dipakai orang lain untuk iseng-iseng. Untuk mouse utama yang sering dipakai, sebaiknya pilih mouse yang dihubungkan dengan colokan PS2.
Nah.. sekarang optotip canggih anda sudah siap untuk digunakan memeriksa pasien.

